Kali ini adalah tentang Seseorang yang aku Kasihi.
Beberapa minggu yang lalu, dia pergi dan tak berhubungan lagi.
Selama beberapa hari aku mencoba untuk menjauh dari dia dan berusaha untuk tidak memikirkan dia lagi.
Ternyata, cara itu salah. Iya itu adalah cara yang sangat Salah! itu hanya membuat hari-hariku semakin suram dan penuh dengan kekecewaan.
Aku sadar dan mengubah cara yang salah itu dengan "Stay thinking positively". Aku mulai bersyukur dengan segala yang aku punya dan Mengampuni dengan tulus. Aku membuang semua rasa kecewaku dan menggantinya dengan 'Mengasihi'.
Karna aku tak bisa membantu,mendukung,dan menjaga dia secara terang-terangan.
Aku minta dengan Tuhan, supaya orang-orang yang disekitarnya bisa membantu dia saat dia sedang kesulitan, mendukung dan memberinya semangat saat dia sedih, Menjaga dan mengingatkan dia saat lupa suatu hal, dll..... Aku percaya Tuhan pasti turun tangan :)
Aku minta maaf dengan Tuhan, karna aku gak bisa menyelesaikan tugasku dengan baik..
Disuatu siang yang panas, saat aku duduk sendiri. tiba-tiba, dia datang lalu duduk disebelahku... aku terlalu kaget dan munculah pertanyaan-pertanyaan yang tak terjawab dikepalaku... 'ini anak kenapa?' 'tumben mau duduk disebelahku?' 'mau apa dia?' 'apa yang dipikirkanya sekarang?' ....
Kami cuma duduk dan memperhatikan orang-orang yang lewat didepan kami tanpa ada bicara sedikitpun.
Keesokan harinya, saat aku duduk sendiri... dia datang lagi dan pertanyaan-pertanyaan tak terjawab itu muncul lagi dikepalaku. Kali ini tak ada topik pembicaraan lagi... Saat itu, aku cuma bisa memperhatikan dia disebelahku dan kesan pertama yang aku liat, dia itu sangat 'berantakan'. Aku coba mengingatkan dia untuk memperbaikin tampilanya dan dia segera melakukanya :) setelah itu, tak ada pembicaraan lagi sampai waktu yang memisahkan..
Keesokan harinya lagi, saat aku ingin pulang bersama teman-temanku. dia datang dan mulai berbicara dengan teman-temanku. Disitu aku hanya bisa tersenyum melihat dia.. saat teman-temanku pergi dan aku mulai menyusul temanku, dia menahanku dan mengajakku berbicara denganya sebentar.
Pertanyaan yang dia tanyakan denganku benar-benar absurd dan aku terlalu bingung untuk menjawabnya. Hahahaaa.. pertanyaanya aneh dan membuatku susah untuk mengertinya. Hahaaa.. hanya terdapat banyak senyum saat itu.
Aku sangat bersyukur dengan Tuhan, aku bisa melihat senyumnya sedekat itu lagi...
Saat tantangan itu ada disebelahku, aku selalu berkata dalam hati 'Halo tantanganku, bagaimana caranya aku menghadapimu?' Hahaha..
Terima kasih Tuhan, tolong jaga senyumnya untukku :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar